Apakah Amoled Lebih Baik Dari IPS?


Rabu, 21 Juni 2017

PAKET WISATA LOMBOK – Samsung sering kali mengeluarkan produk dengan teknologi terbarukan, tidak bisa di pungkiri karena ia merupakan kiblatnya para gadget sejak debut android di mulai, jadi mereka berusaha mempertahankan dengan riset-risetnya serta penjualan dari hardware seperti memory dan lainnya.

Bicara soal samsung, ia adalah merk yang mengeluarkan teknologi layar terbarukan, yaitu amoled, memang layar amoled ini memiliki kelebihan, tapi apakah kemampuan layar tersebut lebih baik dari layar IPS? mari kita simak lebih lanjut yang saya kutip dari winpoin.

AMOLED

AMOLED (Active Matrix Organic Light-Emitting Diode) merupakan teknologi yang lebih baru dari IPS LCD. Pada intinya AMOLED menggunakan anoda dan katoda untuk mengalirkan elektron melalui lapisan film yang sangat tipis. Kecerahan ditentukan oleh kuat tidaknya elektron yang mengalir, sedangkan warna diatur oleh emitting dioda merah, hijau, dan biru yang tertanam di layar.

shareinworld.com

shareinworld.com

Teknologi AMOLED yang sering digunakan saat ini adalah Super AMOLED. Layar Super AMOLED memiliki berbagai kelebihan dan kekurangan, antara lain:

Kelebihan AMOLED

Memiliki rasio kontras yang lebih tinggi daripada IPS LCD
Lebih hemat konsumsi daya, bahkan hingga 10x lipat dari IPS Display
Bisa mengupdate warna piksel secara independen, berbeda dengan IPS yang mengupdate seluruh pixel setiap kali ada perubahan warna. Hasilnya AMOLED memiliki FPS dan response time yang lebih cepat.
Karena setiap piksel merupakan RGB LED independen, untuk menampilkan warna hitam layar akan mematikan piksel tersebut, sehingga warna hitam benar-benar hitam, dan ini tidak bisa dicapai oleh layar IPS LCD.
Warna putih juga lebih bagus direpresentasikan oleh AMOLED daripada IPS LCD yang cenderung kebiruan.

Kekurangan AMOLED

Rawan terjadi screen burn-in, jadi jika dalam waktu lama kamu sering menggunakan aplikasi WhatsApp misalnya, maka bentukan icon / desain WhatsApp tersebut akan tertinggal di layar.
Biaya produksi jauh lebih mahal jika dibandingkan IPS LCD, terlebih untuk layar berukuran besar. Jadi perangkat dengan layar AMOLED seringkali harganya juga mahal.
Jika kamu menggunakan wallpaper dan tema bernuansa hitam, AMOLED memang jadi lebih hemat baterai. Tetapi jika sebaliknya, kamu menggunakan wallpaper dan tema bernuansa putih atau cerah, AMOLED juga bisa jadi lebih boros dalam penggunaan daya dibanding IPS LCD. Jadi boros tidaknya konsumsi daya layar AMOLED tergantung bagaimana kamu memakainya.

IPS LCD

LCD (Liquid Crystal Display) sudah cukup lama ngeksis dan sampai saat ini tetap digunakan secara luas di smartphone, tablet, TV, dan mayoritas monitor komputer. Pada intinya LCD menggunakan kristal cair, dimana satu piksel LCD terbuat dari satu buah kristal cair sebagai titik cahaya. Di belakang susunan kristal cair ini ada backlight yang menjadi sumber cahaya. Cahaya yang melewati kristal cair ini kemudian terpolarisasi, dikontrol oleh filter horizontal dan vertikal yang ada disisi susunan kristal, sehingga beberapa warna akan diteruskan dan warna lainnya akan tersaring.

blogdelg.es

blogdelg.es

Teknologi LCD yang paling banyak digunakan saat ini adalah IPS (In-Plane Switching) LCD. Layar IPS LCD memiliki berbagai kelebihan dan kekurangan, antara lain:

Kelebihan IPS LCD

Biaya produksi lebih murah dibandingkan AMOLED
Memiliki color gamut yang baik
Menghasilkan tampilan warna yang lebih natural
Warna lebih cerah saat dibawah sinar matahari langsung
Tidak memiliki efek burn-in seperti AMOLED, jadi awet digunakan dalam waktu lama.
Gambar yang dihasilkan lebih tajam

Kekurangan IPS LCD

Rasio kontras warna tidak sekuat AMOLED (Hitam tidak 100% hitam, putih tidak 100% putih)
Lebih boros penggunaan daya dibandingkan AMOLED
Refresh rate dan response time lebih rendah dibanding AMOLED
Karena dilengkapi backlight, IPS LCD lebih tebal dari AMOLED

AMOLED vs IPS LCD, Mana yang Lebih Baik?

Dari perbandingan diatas jelas terlihat bahwa baik AMOLED atau IPS LCD memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kamu bisa menentukan sendiri mana yang terbaik sesuai dengan kebutuhan kamu masing-masing.

Sebagai contoh, rata-rata smartphone berlayar AMOLED memiliki rentang harga yang lebih tinggi daripada smartphone berlayar IPS LCD karena memang layar AMOLED sendiri lebih mahal dari IPS LCD. (Kecuali iPhone, yang meskipun sampai saat ini masih menggunakan layar IPS LCD, tapi harga jualnya dibandrol Apple dengan sangat tinggi). Jadi jika budget kamu terbatas, kamu bisa memilih smartphone berlayar IPS LCD.

Atau jika kamu ingin memaksimalkan keawetan baterai smartphone, maka kamu bisa memilih yang berlayar AMOLED kemudian menggunakan tema dominan hitam dan wallpaper dominan hitam, maka penggunaan daya oleh layar AMOLED bakal jauh lebih hemat — dibanding jika kamu melakukannya di layar IPS LCD yang mau hitam atau cerah tidak akan memberikan dampak perbedaan apapun dalam penggunaan daya.

Jadi baik AMOLED atau IPS LCD sama-sama punya keunggulan dan kekurangannya masing-masing, dan masing-masing bisa lebih baik dari yang satunya, tergantung dari kebutuhan dan keperluan yang diinginkan.

Nah, sekarang jadi paham kan antara 2 teknologi tersebut, tapi tidak menutup kemungkinan bahwa teknologi amoled akan terus di evaluasi, seperti harga lebih murah dan kemampuan yang terus di improve agar bisa menutupi kekurangan-kekurangan tersebut.