Di Balik Teknologi VR


Rabu, 08 November 2017

PAKET LIBURAN LOMBOK – Zaman semakin berkembang, tentunya beberapa perangkat akan melakukan inovasi, terlebih lagi dengan kehadiran-kehadiran teknologi baru. Seperti awal 2000-an kita kedatangan sebuah kacamata 3D, dimana apabila kita melihat tayangan yang mendukung 3D maka akan terasa nyata dan kacamata tersebut begitu laku di pasaran saat itu dan cukup sukses.

Kemudian terjadilah kemajuan teknologi dan hadirlah VR atau Virtual Reality. VR biasanya menggunakan smartphone yang sudah memiliki sensor gyro kemudian smartphone tersebut di bungkus oleh VR dan di taruh di depan mata kita. Maka kita akan merasakan seolah-olah kita berada di lingkungan yang layar smartphone tersebut tampilkan.

kami menyediakan rental mobil mataram lombok

dan juga paket tour gili trawangan murah

Biasanya pecinta VR gunakan untuk menonton film atau bermain aksi horor, serta hal-hal menegangkan dan game PC. Tapi seiring waktu, yang jadi pertanyaan apakah VR tersebut memiliki dampak mata kesehatan seseorang? mengingat beberapa orang merasa pusing atau pening setelah menggunakan VR.

Di kutip dari digitalmania.id bahwa tim peneliti dari Universitas Leeds di Inggris menguji efek kesehatan dari headset VR, mereka mempelajari anak-anak berusia delapan sampai 12 tahun yang menggunakan headset VR untuk bermain dalam permainan 20 menit untuk menunjukkan ada potensi risiko kesehatan pada penggunaan VR.

“Dalam perangkat VR, dunia tiga dimensi virtual ditampilkan pada layar 2D dan menempatkan tekanan pada sistem visual manusia,” kata Mark Mon-Williams, seorang profesor psikologi kognitif dari Universitas Leeds. “Pada orang dewasa, itu bisa menyebabkan sakit kepala dan sakit mata. Tapi untuk anak-anak, konsekuensi jangka panjang sama sekali tidak diketahui. “

kami menyediakan rental mobil mataram lombok

dan juga paket tour gili trawangan murah

Peneliti Leeds yang dipimpin oleh ahli penelitian kinerja manusia Faisal Mushtaq, menemukan bahwa penggunaan headset VR menyebabkan beberapa anak mengalami masalah penglihatan sementara dan keseimbangan, meski efek samping tersebut hanya dialami dalam waktu singkat. Dua anak menunjukkan gangguan pada ketajaman stereo, kemampuan untuk mengukur perbedaan jarak melalui suara. Seorang anak mengalami “keseimbangan yang memburuk drastis” segera setelah dia menyelesaikan permainan VR.

Meskipun tidak ada kerusakan penglihatan yang serius yang terlihat dan efeknya singkat, efek kesehatan headset VR tetap tampak cukup besar untuk anak-anak terhadap Penggunaan VR, apalagi jika dalam waktu lama. Nah, jadi jangan sering menggunakan VR ya, kalau bisa di hindari, sebelum ada inovasi penggunaan VR yang lebih aman.

kami menyediakan rental mobil mataram lombok

dan juga paket tour gili trawangan murah