Sabuk Pengaman Hanya Untuk Pajangan


Sabtu, 01 Juli 2017

PAKET WISATA LOMBOK Bisa anda bayangkan, apabila seseorang tidak menggunakan sabuk pengaman, mengemudi dengan kencang lalu menabrak pohon atau tiang, bagaimana momentum yang di terima oleh pengemudi tersebut? seketika akan terlempar keluar dengan menabrak kaca. Itulah pentingnya seatbelt yang berfungsi menahan pengendara dari berbagai benturan yang datang seketika, belum lagi mobil terguling.

Di kutip dari otomania.com “Jumlah pelanggaran tidak menggunakan sabuk keselamatan meningkat. Berdasarkan data pada 2015 terjadi 16.319 pelanggaran, 2016 sebanyak 22.379 pelanggaran dan pada Januari sampai dengan Mei 2017 sudah tercatat 7.232 pelanggaran,” ucap AKBP Budiyanto Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

Sebagian pengemudi masih menganggap sabuk keselamatan hanya sebagai aksesori atau menganggap remeh keberadaan fitur keselamatan tersebut.

Dari data yang dihimpun, alasan pengemudi tidak menggunakan sabuk keselamatan adalah tidak terbiasa, merasa gerakannya dibatasi, menganggap remeh, kurang pemahaman kegunaan dan fungsi sabuk keselamatan serta sanksi pidana yang relatif rendah.

“Pola pikir seperti ini harus dihilangkan. Jangan dilihat dari aspek hukum semata namun harus memahami fungsi dan kegunaan sabuk keselamatan tersebut sehingga nantinya berorientasi pada keamanan dan keselamatan,” ucap Budiyanto.

Tahun ini Polri melalui Korlantas mencanangkan Tahun Keselamatan Untuk Kemanusiaan guna melaksanakan instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2013 tentang Program Aksi Keselamatan Jalan di Indonesia. Pada 2015 Indonesia menjadi negara ketiga di Asia dengan total 38.279 kematian akibat kecelakaan lalu lintas di bawah China dan India.

Maka edukasikan diri kita dan lingkungan sekitar bahwa sabuk keselamatan itu penting, dan jangan lupa, berdoa itu juga lebih penting agar kita selamat dalam perjalanan.