Seatbelt Baris Kedua Sering Diabaikan


Jumat, 11 Agustus 2017

PAKET LIBURAN LOMBOK – Di negara kita, kesadaran akan sabuk pengaman masih sangat minim, sedangkan di negara maju mereka sudah akan sadar diri akan sabuk pengaman. Lantas bagaimana dengan sabuk pengaman untuk baris kedua? ternyata seatbelt untuk baris kedua jarang yang memakai di negara berkembang pun, jadi kalo negara berkembang mereka sadar diri akan sabuk pengaman pada bangku depan & belum sadar akan seatbelt bangku belakang, tapi klo di negara belum sadar diri akan seatbelt di semua bangku dari depan hingga belakang, sangat di sayangkan bukan.

Dikutip dari dapurpacu.com bahwa informasi dari Insurance Institute for Highway Safety (IIHS), 4 dari 5 orang di dunia memilih tidak menggunakan sabuk keselamatan ketika duduk di kursi belakang, baik itu dalam perjalanan singkat atau jauh. Kebiasaan ini dapat berakibat lebih fatal bagi penumpang depan saat terjadi kecelakaan.

Rencanakan liburan lombok anda dengan layanan holiday planner lombok liburanku

Penelitian melalui uji tabrak menggunakan dummy atau boneka peraga menunjukkan selain berisiko menyebabkan cedera untuk penumpang belakang, tidak memakai sabuk keselamatan juga bisa membuat penumpang depan lebih terdorong ke dashboard atau setir saat terjadi tabrakan frontal.

Selain itu, cedera parah juga bisa dialami oleh penumpang belakang dengan tidak menggunakan sabuk keselamatan.

Survey IIHS menunjukkan bahwa 72 persen dari mereka yang berusia 18 tahun ke atas menyatakan tidak memakai sabuk keselamatan saat duduk di kursi belakang. Sebaliknya saat duduk di depan, 91 persen menyatakan menggunakan sabuk keselamatan.

Nah, mari kita tingkatkan kesadaran diri akan pentingnya sabuk pengaman, di mulai dari diri kita, keluarga kita serta saudara maupun rekan-rekan kita.